Author: iwgff

SIARAN PERS IWGFF: Pergantian Menteri Keuangan Harus Menjadi Momentum Memperkuat Integritas dan Pembiayaan Berkelanjutan

Jakarta, 15 September 2026 Indonesian Working Group on Forest Finance (IWGFF) memandang pergantian Menteri Keuangan pada 14 September 2026 sebagai momentum penting untuk memperkuat tata kelola keuangan negara, kredibilitas kebijakan fiskal, dan arah pembiayaan pembangunan yang lebih berkelanjutan. Presiden Prabowo…

Read More

Merampas Aset, Mengejar Uang, Menyelamatkan Hutan Mengapa RUU Perampasan Aset Harus Memutus Rantai Ekonomi Korupsi dan Kejahatan Sumber Daya Alam

Oleh: Marius Gunawan (Forestry and Environmental Expert IWGFF) Korupsi hampir tidak pernah berakhir ketika seseorang menerima uang. Justru setelah uang berpindah tangan, perjalanan sesungguhnya baru dimulai. Uang hasil korupsi dapat berpindah dari satu rekening ke rekening lain, masuk ke perusahaan,…

Read More

IWGFF: RUU perampasan aset harus targetkan keuntungan dari korupsi dan kejahatan

September 4, 2026 Jakarta — Rancangan undang-undang penyitaan aset di Indonesia harus memungkinkan pihak berwenang untuk melacak dan menyita keuntungan yang diperoleh dari korupsi dan kejahatan lingkungan, termasuk yang disembunyikan melalui perusahaan, investasi, dan pihak ketiga, demikian disampaikan oleh Indonesian…

Read More

FGD PPATK–IWGFF: Memperkuat Deteksi Greenwashing dan Green Financial Crime

Jakarta, 2 September 2026 — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bersama Indonesian Working Group on Forest Finance (IWGFF) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas penguatan pencegahan dan identifikasi greenwashing serta green financial crime dalam pembiayaan sektor berbasis…

Read More

RUU Perampasan Aset Momentum Perkuat Pemberantasan Korupsi

Apul Iskandar Sianturi 02/9/2026 14:00 INDONESIA Working Group on Forest Finance (IWGFF) menilai pembahasan RUU Perampasan Aset Terkait dengan Tindak Pidana merupakan momentum penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan kejahatan ekonomi di Indonesia. Namun, efektivitas RUU ini tidak cukup diukur dari seberapa banyak aset…

Read More

IWGFF: RUU Perampasan Aset Harus Mampu Memutus Hubungan Antara Korupsi dan Keuntungan Ekonomi dari Kejahatan

Rabu, 02/09/2026 11:50 WIB Reporter: very Redaktur: very Jakarta, INDONEWS.ID – Indonesian Working Group on Forest Finance (IWGFF) menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perampasan Aset Terkait dengan Tindak Pidana merupakan momentum penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan kejahatan ekonomi di Indonesia. Karena itu, agar…

Read More

SIARAN PERS: IWGFF: UNDANG-UNDANG PERAMPASAN ASET HARUS MENJADI INSTRUMEN MEMUTUS RANTAI KEUNTUNGAN KEJAHATAN EKONOMI DAN MELINDUNGI SUMBER DAYA ALAM INDONESIA

IWGFF mendorong DPR dan Pemerintah memperkuat mekanisme penelusuran aset, transparansi pengelolaan, serta pemulihan kerugian publik dari kejahatan korupsi, kehutanan, pertambangan, dan lingkungan hidup   JAKARTA, 2 September 2026 — Indonesian Working Group on Forest Finance (IWGFF) menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang…

Read More

Karhutla 2026 Hanguskan 107 Ribu Hektare Lahan, Pemerintah Didesak Beralih ke Pencegahan Permanen

PelaporHeri Supriatna•24 Aug 2026, 13:03   RMOLJABAR Indonesia kembali menghadapi ancaman krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kemarau panjang dan penguatan fenomena El Niño. Hingga awal Agustus 2026,  pemerintah mencatat lebih dari 107.000 hektare lahan telah hangus terbakar, dengan…

Read More

Karhutla 2026: IWGFF Dorong Pergeseran dari Pemadaman ke Pencegahan dan Pembiayaan Sepanjang Tahun September 2, 2026

September 2, 2026, Gambut, Siaran Pers Hingga awal Agustus 2026, pemerintah melaporkan lebih dari 107.000 hektare lahan telah terbakar. Jakarta, 22 Agustus 2026 Indonesia kembali menghadapi ancaman serius kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kemarau panjang dan penguatan fenomena…

Read More

Karhutla 2026: IWGFF Dorong Pergeseran dari Pemadaman ke Pencegahan dan Pembiayaan Sepanjang Tahun

Indonesia kembali menghadapi ancaman serius kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kemarau panjang dan penguatan fenomena El Niño. Bagi Indonesia, karhutla bukan lagi kejadian luar biasa yang datang tanpa peringatan. Polanya berulang, wilayah risikonya relatif dapat dipetakan, dan sebagian…

Read More