Willem Pattinasarany

Ketua Badan Pengurus

SAHABAT KEUANGAN HIJAU

As a forum, the IWGFF is an organization comprised of various members, both institutional and individual, concerned with policy issues in the financial and forestry sectors in Indonesia. The IWGFF has assumed the role of a group capable of facilitating dialogue with various stakeholders, facilitating various forest finance studies, and facilitating the collection of financial data and information in the forestry sector.

Through the role and function of the IWGFF which is supported by the resources of its members, the IWGFF can be managed as a group that can have a strategic bargaining position to conduct dialogue to influence policy makers to encourage the realization of clean governance in the management of healthy and sustainable forest resources. 

KABAR IWGFF

SIARAN PERS: IWGFF: UNDANG-UNDANG PERAMPASAN ASET HARUS MENJADI INSTRUMEN MEMUTUS RANTAI KEUNTUNGAN KEJAHATAN EKONOMI DAN MELINDUNGI SUMBER DAYA ALAM INDONESIA

IWGFF mendorong DPR dan Pemerintah memperkuat mekanisme penelusuran aset, transparansi pengelolaan, serta pemulihan kerugian publik dari kejahatan korupsi, kehutanan, pertambangan, dan lingkungan hidup   JAKARTA, 2 September 2026 — Indonesian Working Group on Forest Finance (IWGFF) menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana merupakan momentum strategis untuk

Read More »

IWGFF: RUU perampasan aset harus targetkan keuntungan dari korupsi dan kejahatan

September 4, 2026 Jakarta — Rancangan undang-undang penyitaan aset di Indonesia harus memungkinkan pihak berwenang untuk melacak dan menyita keuntungan yang diperoleh dari korupsi dan kejahatan lingkungan, termasuk yang disembunyikan melalui perusahaan, investasi, dan pihak ketiga, demikian disampaikan oleh Indonesian Working Group on Forest Finance (IWGFF) pada Rabu, 2 September.

Read More »

Merampas Aset, Mengejar Uang, Menyelamatkan Hutan Mengapa RUU Perampasan Aset Harus Memutus Rantai Ekonomi Korupsi dan Kejahatan Sumber Daya Alam

Oleh: Marius Gunawan (Forestry and Environmental Expert IWGFF) Korupsi hampir tidak pernah berakhir ketika seseorang menerima uang. Justru setelah uang berpindah tangan, perjalanan sesungguhnya baru dimulai. Uang hasil korupsi dapat berpindah dari satu rekening ke rekening lain, masuk ke perusahaan, dibelikan tanah, saham, kendaraan, alat berat, atau ditanam kembali dalam

Read More »

Hubungi Kami

Indonesian Working Group on Forest Finance (IWGFF)
Jalan Sempur Kaler No. 62, Bogor City,
West Java 16129 Indonesia
Phone: +62-815-5315-5515
Email: office@iwgff.or.id 

© IWGFF | All rights reserved | 2026