September 4, 2026 Jakarta — Rancangan undang-undang penyitaan aset di Indonesia harus memungkinkan pihak berwenang untuk melacak dan menyita keuntungan yang diperoleh dari korupsi dan kejahatan lingkungan, termasuk yang disembunyikan melalui perusahaan, investasi, dan pihak ketiga, demikian disampaikan oleh Indonesian…
Category: Berita
RUU Perampasan Aset Momentum Perkuat Pemberantasan Korupsi
Apul Iskandar Sianturi 02/9/2026 14:00 INDONESIA Working Group on Forest Finance (IWGFF) menilai pembahasan RUU Perampasan Aset Terkait dengan Tindak Pidana merupakan momentum penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan kejahatan ekonomi di Indonesia. Namun, efektivitas RUU ini tidak cukup diukur dari seberapa banyak aset…
IWGFF: RUU Perampasan Aset Harus Mampu Memutus Hubungan Antara Korupsi dan Keuntungan Ekonomi dari Kejahatan
Rabu, 02/09/2026 11:50 WIB Reporter: very Redaktur: very Jakarta, INDONEWS.ID – Indonesian Working Group on Forest Finance (IWGFF) menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perampasan Aset Terkait dengan Tindak Pidana merupakan momentum penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan kejahatan ekonomi di Indonesia. Karena itu, agar…
Karhutla 2026 Hanguskan 107 Ribu Hektare Lahan, Pemerintah Didesak Beralih ke Pencegahan Permanen
PelaporHeri Supriatna•24 Aug 2026, 13:03 RMOLJABAR Indonesia kembali menghadapi ancaman krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kemarau panjang dan penguatan fenomena El Niño. Hingga awal Agustus 2026, pemerintah mencatat lebih dari 107.000 hektare lahan telah hangus terbakar, dengan…
Karhutla 2026: IWGFF Dorong Pergeseran dari Pemadaman ke Pencegahan dan Pembiayaan Sepanjang Tahun September 2, 2026
September 2, 2026, Gambut, Siaran Pers Hingga awal Agustus 2026, pemerintah melaporkan lebih dari 107.000 hektare lahan telah terbakar. Jakarta, 22 Agustus 2026 Indonesia kembali menghadapi ancaman serius kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kemarau panjang dan penguatan fenomena…
81 Tahun Kemerdekaan RI: Mewujudkan Kedaulatan Hijau Melalui Pembiayaan yang Berintegritas
Jumat, 14 Agustus 2026 18:49 WIB Reporter & Editor : UJANG SUNDA RM.id Rakyat Merdeka – Indonesia Working Group on Forest Finance (IWGFF) memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI dengan menyerukan penguatan kedaulatan hijau: kemampuan bangsa membiayai pembangunan, memenuhi…
Transisi Kepemimpinan BI, IWGFF: Harus Terus Menjamin Keberlanjutan Stabilitas Moneter dan Agenda Green Finance
Oleh : very – Rabu, 29/07/2026 10:48 WIB Jakarta, INDONEWS.ID – Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI), dan mengakhiri perjalanan panjangnya selama delapan tahun memimpin bank sentral tersebut pada Minggu (26/7/2026). Berdasarkan keterangan resmi…
Pemimpin Baru OJK harus Berantas Greenwashing: IWGFF
Pergantian pimpinan OJK diharapkan memperkuat pemberantasan kejahatan keuangan sektor lingkungan dan mendorong pembiayaan hijau. Selama ini lemahnya pengawasan sektor keuangan kian telah membuat praktik greenwashing merajalela. Jumat, 06 Februari 2026 Oleh: Aryo Bhawono BETAHITA.ID – Pergantian pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…
OJK Dituntut Lebih Berani Usut Pembiayaan yang Sebabkan Deforestasi
Kompas.com, 4 Februari 2026, 19:46 WIB KOMPAS.com – Pergantian pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus menjadi momentum untuk memperkuat independensi dan pengawasan sektor jasa keuangan, terutama dalam penindakan kejahatan keuangan serta pembiayaan yang berdampak pada lingkungan dan hutan. Penilaian tersebut…
Indonesian Banks Surge Past Foreign Rivals in ESG Index, But Fail to Report Environmental Crimes, IWGFF concludes
The Indonesian Working Group on Forest Finance (IWGFF) has re leased its Green Investment Index III 2025, an independent report that assesses the Environmental, Social, and Governance (ESG) per formance of 13 national and foreign banks operating in Indonesia. This…