Wabup Sambut Program IWGFF, Paser Jadi Wilayah Percontohan Pengembangan Hutan Tanaman Energi

Administrator Rabu, 14 Oktober 2026 06:15:10

Wabup Sambut Program IWGFF, Paser Jadi Wilayah Percontohan Pengembangan Hutan Tanaman Energi

TANA PASER – Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, S.Sos., menerima kunjungan Perkumpulan Komunitas Keuangan Kehutanan Indonesia atau Indonesia Working Group on Forest Finance (IWGFF) dalam rangka sosialisasi program pengembangan Hutan Tanaman Energi (HTE) di Ruang Kerja Wakil Bupati Paser, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala DLH Kabupaten Paser, Sekretaris Bappeda Litbang, Sekretaris Kesbangpol, Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setda Paser, perwakilan KPHP Kendilo Provinsi Kalimantan Timur, serta rombongan IWGFF.
Koordinator Program IWGFF, Richard Sahetapy, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan mendorong kebijakan ekonomi dan keuangan yang mendukung kelestarian hutan, mewujudkan industri kehutanan yang efisien dan sehat, serta melindungi hak-hak masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa terdapat tiga wilayah yang menjadi percontohan program ini, yakni Kabupaten Sanggau, Gorontalo, dan Kabupaten Paser.
Di Kabupaten Paser, kegiatan meliputi sosialisasi program kepada jajaran pemerintah daerah serta pengumpulan data lapangan untuk mendukung analisis pengembangan Hutan Tanaman Energi (HTE).

Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, menyambut baik program tersebut dan berharap pelaksanaannya dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya koordinasi terkait kesiapan dan kesesuaian lahan, tata ruang, mekanisme pendanaan, transparansi investasi, serta dampak sosial terhadap masyarakat setempat.
Wabup menjelaskan, Kabupaten Paser memiliki luas wilayah sekitar 11.694 kilometer persegi yang terbagi dalam 10 kecamatan dan 139 desa. Sebagian besar masyarakatnya beraktivitas di sektor perkebunan, termasuk perkebunan kelapa sawit.

“Kami berharap pemanfaatan lahan untuk program ini dapat direncanakan dengan baik dan tidak menimbulkan tumpang tindih dengan pemanfaatan lahan yang sudah ada,” ujarnya.
Ia juga menekankan agar pemerintah daerah memperoleh pemahaman yang jelas mengenai konsep pendanaan, mekanisme pelaksanaan, sistem pengawasan, serta manfaat program bagi Kabupaten Paser dan masyarakat.
Menurutnya, program tersebut tidak boleh berhenti pada pengumpulan data semata, tetapi harus memiliki arah pelaksanaan yang jelas dan memberikan manfaat nyata dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat serta kelestarian lingkungan.Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cendera mata dan foto bersama. (Prokopim Paser)

Sumber: https://prokopim.paserkab.go.id/wabup-sambut-program-iwgff-paser-jadi-wilayah-percontohan-pengembangan-hutan-tanaman-energi

Hubungi Kami

Indonesian Working Group on Forest Finance (IWGFF)
Jalan Sempur Kaler No. 62, Bogor City,
West Java 16129 Indonesia
Phone: +62-815-5315-5515
Email: office@iwgff.or.id 

© IWGFF | All rights reserved | 2026